You are currently viewing Aksi Bersama Komitmen Boikot Produk Pro Zionis Israel

Aksi Bersama Komitmen Boikot Produk Pro Zionis Israel

  • Post author:
  • Post category:Kegiatan

Yogyakarta, 14 April 2025. SMPIT Abu Bakar Fullday School Yogyakarta mengadakan upacara bendera. Ada yang berbeda dari kegiatan upacara hari ini. Sejumlah siswa dan guru menggunakan atribut dukungan terhadap Palestina. Selain seragam yang digunakan oleh civitaz akademika SMPIT Abu Bakar Fullday School, warna hijau, merah, hitam dan putih menghiasi lapangan upacara. Berbagai pernak-pernik atribut dukungan terhadap Palestina seperti pin, bendera, slayer dan sebagainya dikenakan oleh peserta upacara. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat penjajah Israel telah mengkhianati perjanjian gencatan senjata dengan menyerang pemukiman masyarakat Palestina.

JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu) selaku lembaga pendidikan yang menaungi sekolah-sekolah Islam Terpadu se-Indonesia memberikan himbauan agar melakukan aksi dukungan terhadap rakyat palestina. Selain dukungan, aksi ini juga memuat kecaman terhadap Israel dan perusahaan-perusahaan global yang terafiliasi dengan zionis Israel. Aksi ini menekankan akan pentingnya melakukan perlawanan terhadap kekejaman zionis Israel. Salah satu bentuk perlawan itu adalah aksi boykot produk-produk yang terafiliasi zionis. Boykot terhadap produk ini, menjadi bukti dan hujjah kita selaku umat Islam yang mendukung perjuangan rakyat Palestina.

“Hal ini tentu bukan hal yang mudah, mengingat produk-produk terafiliasi zionis sudah mengakar kuat dan menyebar secara global. Namun pilihan selalu ada, pilihan menjadi hak kita. Kita berhak menentukan ke arah mana dukungan ditujukan. Dan cukup menjadi manusia untuk mampu menentukan pilihan yang benar.  Pilihan untuk mendukung kemerdekaan dari satu-satunya bangsa yang masih terjajah di era modern ini. Palestina adalah pilihan yang benar dan rasional”. Begitu sambutan dari ustadzah Sa’adah selaku kepala program.

Mendukung Palestina merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Dasar 1945. Yang berbunyi, ”Kemerdekaan ialah hak segala bangsa. Oleh karena itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan”. Maka akan sangat naif jika perjuangan bangsa Palestina dianggap sinis oleh sebagian orang. Apalagi sampai meremehkan bahkan mendukung zionis. Sikap seperti ini tentu menyalahi undang-undang, bentuk pengkhianatan terhadap kemanusiaan bahkan terhadap Allah dan Rasulullah. Akan sangat di sayangkan jika ada umat muslim yang memiliki pemikiran seperti ini, hanya karena ingin dianggap open minded mengabaikan pembantaian ribuan nyawa di Palestina. Semoga Allah senantiasa menjaga saudara-saudara kita di Palestina. Dan semoga Allah menjaga hati kita untuk selalu mendukungan perjuangan saudara-saudara kita di tanah pejuang Palestina. Aamiin.