Pada tanggal 9 April, siswa SMP IT Abu Bakar Fullday School Yogyakarta melaksanakan kegiatan English Practice Day yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris secara langsung di lingkungan nyata. Kegiatan ini dirancang interaktif dan aplikatif agar siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mempraktikkan bahasa Inggris dalam situasi sehari-hari.
Kegiatan pertama berlangsung di Museum Sonobudoyo. Di lokasi ini, para siswa diajak untuk mengenal dan mendeskripsikan museum dalam bahasa Inggris. Mereka mengamati berbagai koleksi budaya Jawa yang dipamerkan, lalu mencoba menjelaskan benda-benda tersebut menggunakan kosakata dan struktur kalimat yang telah dipelajari sebelumnya. Aktivitas ini membantu siswa mengembangkan kemampuan deskriptif sekaligus memperkaya wawasan budaya.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan eksplorasi di kawasan Malioboro. Di sini, siswa mendapatkan tantangan untuk mewawancarai wisatawan mancanegara menggunakan bahasa Inggris. Mereka menanyakan berbagai hal, seperti kesan wisatawan terhadap Yogyakarta secara khusus serta pandangan mereka tentang Indonesia secara umum.
Para turis yang diwawancarai berasal dari berbagai negara, di antaranya Australia, Skotlandia, dan Inggris. Hal ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa karena mereka dapat berinteraksi dengan beragam aksen dan latar belakang budaya. Meskipun awalnya merasa gugup, para siswa menunjukkan keberanian dan antusiasme yang tinggi dalam berkomunikasi. Melalui kegiatan English Practice Day ini, siswa tidak hanya belajar bahasa Inggris, tetapi juga membangun rasa percaya diri, keterampilan komunikasi, serta kemampuan berinteraksi secara global. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman bermakna yang mendorong siswa untuk lebih aktif menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
